SIRA-JAKARTA : Lima belas dari 43 kepala daerah keberatan menggelar Pilkada setahun lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan KPU pada tahun ini.
Pemajuan Pilkada tak hanya memangkas masa jabatan kepala daerah, tapi alokasi anggaran hingga jadwal baru jadi kendala pelik.
Kebijakan memajukan pelaksanaan 43 Pilkada ini disebabkan berbarengan tenggat waktunya dengan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres). KPU telah menjadwalkan pencoblosan Pileg, 9 April 2014 dan Pilpres, 9 Juli 2014.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pengangkatan dan Pemberhentikan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, disebutkan bahwa tak boleh ada Pilkada enam bulan sebelum pemungutan suara Pilpres dan Pileg.
Minggu, 27 Januari 2013
43 PILKADA DIMAJUKAN
POLITIK - PILKADA
Selasa, 22 Januari 2013 , 00:44:00
43 Pilkada Dimajukan, Perpu Disiapkan
SIRA-JAKARTA - Hajatan Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) mendatang dipastikan akan menguras energi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Karenanya, Pemilukada yang harusnya digelar pada 2014 akan dimajukan ke 2013.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengungkapkan, ada 43 kepala daerah yang habis masa jabatannya pada 2014 mendatang. “Apa sanggup KPU dengan kondisi seperti itu (menyelenggarakan Pileg dan Pilpres, red), ditambah 43 Pilkada di daerah?" kata Mendagri dalam Rapat Kerja dengan Komisi II DPR di Jakarta, Senin (21/1).
Dalam raker yang dipimpin Ketua Komisi II DPR, Agun Gunandjar Sudarsa itu disepakati pengajuan 43 Pemilukda 2014 ke 2013. Dengan demikian, sepanjang 2013 akan ada 152 Pilkada yang terdiri dari 15 pemilihan gubernur dan 104 pemilihan bupati/wali kota.
Senin, 01 Oktober 2012
Terkait Keberangkatan Pemuka Agama
DPRD Dairi Akan
Mengadakan Dengar Pendapat Dengan BMAG
SIRA - Sidikalang :
Rencana gelar Rapat dengar pendapat DPRD Dairi, dengan BMAG itu
sendiri, dilakukan setelah anggota Dewan mendapat penjelasan dari Bupati Dairi,
KRA Johnny Sitohang pada Rapat Paripurna Nota jawaban Bupati Dairi, atas
pemandangan umum anggota DPRD tentang Rancangan P. APBD Dairi TA. 2012 yang
menjelaskan bahwa, keberangkatan sejumlah pemuka agama Kristen ke Yerusalem itu,
seluruhnya telah diserahkan kepada BMAG, Rabu (26/9).
Keberadaan Bilboard di Persimpangan Jln Pakpak Sidikalang Resahkan Warga
Keberadaan salah satu Bilborad atau papan iklan reklame
ukuran jumbo berukuran 12 X 6 M, yang berada persis di persimpangan Jln Sisisngamangaraja
dengan Jln Pakapak Sidikalang, meresahkan sejumlah warga, terutama warga
simpang empat, kota Sidikalang Kabupaten Dairi.
Keresahan itu, disampikan puluhan warga yang tinggal di
Simpang Empat, dengan mengatasnamakan, “Solidaritas Warga Simpang Empat”, melalui
surat pernyataan sikap keberatan yang disampaikan tertulis kepada Pemerintah
Kabupaten Dairi, melalui DPRD Dairi, dengan tembusan kepada Bupati Dairi,
Kapolres, Kajari Sidikalang, serta kesejumlah instansi pemerintah lainnya,
Selasa (25/9).
Hal itu diungkapkan salah seorang warga Simpang Empat
Sidikalang, Johan Sianturi, didampingi, T Sihombing, yang mempertanyakan
legalitas keberadaan Bilboard yang sudah pernah memakan korban jiwa. Saat itu, salah
seorang warga yang tersengat arus listrik hendak memasang Spanduk di lokasi Bilborad, yang menurut mereka sudah hampir
satu tahun tidak difungsikan oleh piahak pengeglola.
Langganan:
Postingan (Atom)