Minggu, 22 Juli 2012

Poldasu Grebek Gudang CPO Illegal di Dairi

SIRA - MEDAN
Gudang yang disinyalir menjadi tempat ‘kencing’ truk pengangkut Crude Palm Oil (CPO) atau minyak mentah, di Dusun Sitinjo, Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, digerebek petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum Poldasu, Selasa (26/6) sekitar pukul 23.00 WIB.
Dari penggerebekan itu, petugas mengamankan 4 truk tangki CPO, 6 drum yang berisi CPO, 30 drum kosong, 4 buah selang dan mesin pompa sebagai barang bukti. Selain itu, petugas juga mengamankan sopir truk dan 4 orang pekerja gudang.
Pelaku yang petugas diantaranya Giman (65) warga Jalan Pahlawan, Desa Suak Sigading, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat dan Sugito (55), warga Desa Perhitungan 6 Stabat, Kabupaten Langkat, kedua tersangka ini sopir truk pengangkut CPO ilegal tersebut.Empat orang pengawas gudang yang turut diamankan itu diantaranya, Ridwansyah (17) warga Desa Pompal, Kecamatan Porlanan, Simalungun, Andi (21) warga Jalan Pegagan Hulu 2 Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Napit (26) warga Jalan Bola Kaki, Siantar Barat dan Abdi (27), warga Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara.

DPP-KNPPI Bantu DPW 5 juta Rupiah Pimpinan Cabang 2 juta, dan DPRt Rp.1jt

                                       SIRA - Sidikalang :
Organisasi apapun itu kalau tidak ada rasa kepedulian sera merasa memiliki,jangan mimpiberharap untuk besar.Apalagi jaman sekarang orang sudah bosan dengan janji-janji muluk,tapi ketika sudah memegang tampuk pimpinan lupa ssegala apa yang diucapkan sebelum menjadi ketua.
Itulah yang disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Pakpak Indonesia ( DPP-KNPPI ) Ahmadi Berampu ketia memberikan keterangan kepa SIRA 29/6-2912 di Sekretariat KNPPI jalan Runding Sidikang Kabupaten Dairi.
Mengenai keberadaan KNPPI .sekarang kita telah berupaya supaya bisa berkembang ditengah-tengah masyarakat secara umum dan secara khusus bagi warga Pakpak dima2napun berada diaur ini ujar Ketua Umum yang baru terpilih hasil Kongres tanggal 22 Juni 2012 barusan.

Sabtu, 21 Juli 2012

TWI Adalah Aset Pemkab Dairi Perlu Dibenahi

                                                       SIRA - Sidikalang :
TAMAN Wisata Iman (TWI) Kabupaten Dairi dibangun pada akhir tahun 1999-an, memiliki,luas wilayah 10 hektare (ha) yang sebelumnya merupakan areal hutan alang-alang, kini berubah menjadi tempat sakral. Lokasinya yang berada di atas tanjakan dikelilingi hutan pinus dan menjadi maskot ibukota Kabupaten Dairi, Sidikalang.
Taman Wisata Iman berada dalam Kota Sidikalang pada ketinggian puncak perbukitan membentuk aksara. “S”, Sitinjo dan berlatar belakang nun jauh di sana Kota Sumbul yang dikelilingi ribuan hektare areal persawahan padi petani yang tampak menguning.
Awal memasuki areal TWI Dairi disertai semilirnya angin pengunungan, layaknya mengelus wajah ketika kita berdiri, disambut gerbang empat pilar agama di Indonesia. Di sisi miniatur Ka’bah kompleks religi Islam, terkesan inilah naturalisme karunia Ilahi yang tiada bandingannya. Kemudian pandangan mata, menyapu rentetan miniatur religius Buddha, Kristen, Hindu berlatar belakang lembah dan hutan pinus, seolah merangkaikan kata-kata, “Indahnya Hidup Berdampingan”.
Kemudian disambut keberadaanm Kuil Sadhayana kompleks Buddha. Kuil ini, pernah diramaikan dengan perayaan Waisak yang dihadiri 1.500 umat Buddha, tidak saja umat Buddha dari Sumatera Utara, tetapi juga dari Pulau Penang, MalaysiaWisatawan Buddha asal Malaysia, menyatakan kekagumannya dengan bentuk Vihara WTI Dairi, disebutkan lokasi ini sangat sulit ditemukan. Apalagi menurut keyakinan Buddha, betapa Buddha Maha Agung Sidharta Gautama dilahirkan di hutan pinus. Keberadaan Kuil Sadhayana di TWI Dairi merupakan mukjizat dan memiliki keistimewaan tersendiri. Stupa dan beberapa ornament vihara sengaja didatangkan dari India mau pun China. Sedangkan patung Maha Agung Sidharta Gautama terbuat dari batu gunung dikerjakan di Prumpun dekat Semarang, Jawa tengah. Vihara TWI Dairi akan menjadi pusat ibadah Buddha bagi pewisata dari dalam dan mancanegara. Kompleks vihara akan dijaga para Biksu untuk melayani umat Buddha untuk beribadah.

SEMILIRNYA terpaan angin serasa tidak kenal henti, menelusuri ruas jalan aspal di tengah hutan pinus. Pohon cherry yang berjajar di sepanjang jalan diramaikan dengan kicauan burang yang terbang dari satu pohon ke pohon lain menjadi pemandangan yang asri. Kemudian pengunjung diperlihatkan pada patung Abraham yang menghunuskan pedang untuk menyembelih putranya.
Patung Abraham, merupakan miniatur sumbangan para camat se-Kabupaten Dairi, Sebagai gambaran kesetiaan anak terhadap sang ayah. Setidak-tidaknya terdapat 14 miniatur patung yang menggambarkan Yesus Kristus sejak kelahirannya hingga ia disalibkan, memiliki makna religius dan pesan-pesan agamais terhadap penganutnya.
Bukit Golgota dengan 3 salib setinggi 15 meter menjadi tempat paling ramai dikunjungi para peziarah umat Kristiani. Tepat di bawah salib yang terlihat jelas dari Kota Sidikalang mau pun Kota Sumbul, tampak patung Bunda Maria berada di dalam gua.  Vas bunga di kaki patung tidak pernah kosong, selalu diisi peziarah. Jalan menurun dengan miniatur jembatan membelah dua sungai, Lae Pendaroh bangunan gereja megah dan asrama penginapan, merupakan tujuan akhir peziarah untuk memanjatkan doa. Jalan masih menanjak sebelah kiri berdiri Pura Hindu, pura dengan ornament khas Bali dan Hindu Tamil, India. Letaknya sangat strategis. Bila melepaskan pandangan mata, masih terasakan desiran angin menjurus ke Kota Sumbul. Ketika  berdiri di antara dua pilar ornamen Bali, tatapan mata bagai tertahan menyaksikan nun jauh di sana, Bukit Barisan nan hijau.

HASIL KONGRES KNPPI : Ahmadi Berampu Ketua Umum dan Koting Tumangger Sekjend.

                                                      SIRA - Sidikalang :
Hasil Kongres Komite Nasioal Pemuda Pakpak Indonesia (KNPPI) yang dilaksanakan pada tanggal 22/6-2012 bertempat di Jalan Runding No.11 Sidikalang Kabupaten Dairi Propinsi Sumatera Utara,dan acara tersebut berjalan dengan baik sesuai dengan mekanisme organisasi, atau sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga .
Dalam Kongres KNPPI itu terpilih Ketua Umum Ahmadi Berampu secara aklamasi oleh forum Kongres,dan setelah dipilih Ketua Umum Ahmadai Berampu dibentuklah tim
formateur,dan sebagai Ketua formateur atomotis Ketua terpilih.
Tim formateur berjumlah 9 orang yang di Ketuai oleh Ahmadi Berampu, dan diwakili persuak,misalnya dari Suak Keppas diwakili oleh Masrianto Ujung,ST, dari Suak Pegagan diwakili Muntilan Manik, Suak Sim-sim diwakili Amos Manik, Suak Kelasen diwakili Heppy Berutu dan Suak Boang diwakili Koting Tumangger, mewakili pengurus DPP Resmi Banurea,dari DPC diwakili Angser Boangmenalu dan mewakili penasehat Maston Matanari.
Para formateur melakukan rapat sekitar 10 menit, maka Ketua Umum Ahmadi Berampu bersama-sama dengan anggota formateur menghunjuk Sekretaris Jendral (Sekjend) Koting Tumangger,Sm.PAK, sedangkan sebagai Bendahara Umum Oslan Sinamo. Hal itu disampaikan Ahmadi Berampu selaku Ketua Umum kepada tim SIRA dan didampingi Sekjend.di Sekretariat KNPPI jalan Runding Sidikalang,25/6-2012.
Ditambahkan lagi,adapun mekanisme yang dilakukan seperti terbentuknya tim perumus dari forum Kongres, dan setelah terbentuk tim perumus,maka dilanjutkan dengan memilih formateur dari Sedangkan pimpinan sidang selaku ketua adalah Masrianto Ujung,sedangkan Sekretaris juga merangkap sebagai Notulen rapat Koting Tumangger,dan anggota formateur Muntilan Manik, Amos Manik,dan Heppy Berutu.
Dalam Kongres KNPPI itu juga melalui formateur sudah sepakat dalam forum Konres itu untuk menyusun kepengurusan lengkap dalam jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Pakpak Indonesia (DPP-KNPPI) untuk masa priode 2012 - 2017 akan dilanjutkan rapat pada tanggal,7 Juli 2012.
Dalam acara Kongres tersebut hadir sekitar 52 orang,dan begitu antusia para peserta kongres untuk mengikuti acara itu,sehingga kegiatan itu boleh dikatakan lancar dan penuh keakraban sebut Ketua Umum Ahmadi Berampu kepada tim SIRA dengan semangat memberikan keterangannya dalam wawancaranya.
Dalam pertemuan itu turut hadir juga dari pengurus DPC KNPPI Gunung Sitember dan DPRt Gendit Liang serta DPRt Lubuk Tinggi yang begitu semangatnya beliau-beliu itu untuk mengembangkan organisasi KNPPI yang bernafaskan budaya Pakpak ujar Ketua Umum.