Kamis, 19 April 2012

Kemampuan Kadis PU Pakpak Bharat Perlu Acungan Jempol Bagi Kadis Lain

Pakpak Bharat, SIRA :
Kemampuan atau kehebatan Kadis PU Pakpak Bharat Ir.Mahadi Simanjuttak,M.Si. MM, perlu acungan jempol bagi Kadis yang lain atas keloyalannya terhadap pimpinan atau atasannya.
Itulah pernyataan salah satu dari pemerakarsa pemekaran yaitu bermarga Tumangger.Keberhasilannya dalam meniti karir di birokrasi itu perlu ditiru alias dicontoh, dan selalu mendapat kepercayaan dari pihak atasannya, sampai saat ini Kadis yang satu ini tetap dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas PU Kabupaten Pakpak Bharat.


Coba bayangkan,bahwa beliau sudah 6 Bupati sebagi pimpinannya tetap dipercaya menjabat sebagai Kadis PU, atau istilah jaman sekarang bapak yang satu ini masih duduk dimeja yang empuk alias basah,dan kita harus bangga,salut melihat atas keberhasilan beliau,apalagi semenjak adanya Kabupaten pakpak Bharat,bahkan di Kabupaten dairipun beliau dipercaya sebagai Kadis PU. 
Adapaun 6 Bupati sebagai atasannya adalah ,5 Bupati di Kabupaten Pakpak Bharat, dan 1Bupati di Kabupaten Dairi,antara lain di Pakpak Bharat, Drs.Tigor Solin, J.Siringo-ringo, Almarhum Hery Muger Berutu, Makmur Berasa,SH, dan Remigo Yolanda Berutu, MBA Bupati Pakpak Bharat sekarang. Sedangkan untuk Bupati Dairi saat itu adalah M.P. Tumanggor.
Begitu karirnya cukup baik,seolah-olah orang lain tidak mampu menjadi Kepala Dinas PU Pakpak Bharat. Memang ketika H.Makmur Berasa,SH pernah juga dilantik salah seorang putra daerah yaitu Josep Manik, tetapi ketika Remigo Yolanda menjadi Bupati Pakpak Bharat,maka Josep Manik diangkat menjadi Staf Ahli Bupati,sedangkan Mahadi Simanjutak kembali Kadis PU Pakpak Bharat sampai sekarang ini.
Artinya Bupati mempunyai wewenang untuk mengganti siapapun menjadi Kadisnya,karena kemungkinan Ir.Mahadi Simanjutak, M.Si.MM yang dianggap lebih mampu,atau dngan kata lain,beliaulah yang dapat dipercaya untuk memangku jabatan itu,imo na idokken gerarna ”hak preogatif Bupati”.Alias dipercaya/mampu untuk meningkatkan pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat.
Sebenarnya SIRA saat itu mencoba menjumpai Ir.Mahadi Simanjuntak di kantornya 29/2-2012 lalu untuk menanyakan apa resepnya sehingga bisa 6 Bupati selalu tetap dipercaya sebagai Kadis PU.Tetapi sayang seribu kali sayang,saat itu tidak berhasil ditemui,karena salah seorang stafnya mengatakan lagi rapat diruangan. Dan SIRA waktu itu tetap berusaha untuk ingin berkomunikasi atas resep yang dimiliki,sehingga mencoba untuk menelepon melalui HPnya,namun tidak juga ada jawaban. Melalui SMS juga dilakukan dengan isi SMS untuk minta petunjuk,hal itu juga tidak dibalasnya, sehingga kejelasan atas resep keberhasilannya sebagai Kadis PU dari 6 Bupati yang mejadi atasannya tidak bisa SIRA simpulkan.
Tetapi secara pribadi para pemerakarsa pemekaran menyimpulkan adalah karena keloyalan terhadap atasan serta kinerja yang baik, sehingga Kadis PU yang satu ini selalu dipakai atasan untuk menjabat sebagai Kadis PU Pakpak Bharat. 
Karena keloyalannya terhadap pimpinan, atau kinerjanya yang sangat baik dilakukan ditengah-tengah masyarakat selama ini terhadap mas-yarakat Pakpak Bharat apalagi dalam pembangunan melalui proyek yang dikelolanya, maka kemungkinan beliau itu bisa nantinya dicalonkan menjadi Bupati Pakpak Bharat untuk priode 2015-2020. Dan saya selaku pemerakarsa mendukung untuk itu.
Hal sedemikian tidak tertutup kemungkinan bisa meraih menjadi Bupati di Suak Sim-si itu (Kabupaten Pakpak Bharat). Mudah-mudahan pak Mahadi Simanjuntak itu tetap nantinya sehat-sehat dalam menjalankan tugasnya, apalagi untuk membangun daerah itu, dan itulah doa kita,apalagi keberhasilannya adalah merupakan fakta yang nyata,sehingga 6 Bupati tetap dipercayai menjadi Kadis,termasuk Kadis PU Pakpak Bharat sampai saat ini,juga salah satunya saat itu menjadi Kadis PU Dairi semasa MP. Tumanggor selaku Bupati Dairi. (SR-01)  ...

ADD Diduga Fiktif Kepdes Ulumerah di Polisikan

Pakpak Bharat,SIRA :
Sejumlah Dana Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2011di Desa Rumerah Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat satu dari beberapa item pekerjaannya di duga fiktif,besaran dana di perkirakan sekitar Rp 8.00.000.000. (delapan juta rupiah) sehingga merugikan uang negara khususnya masyarakat Desa Rumerah Kecamatan Sitellu Ttali Urang Julu di duga keras di lakukan oknum Kepala Desa berinisial SB.


Permasalahan dimaksud terungkap saat bendahara Desa Swandi purba di konfirmasi wartawan SIRA Kamis 15/03 di Salak, Swandi Purba mengakui kalau dirinya usai dari Polsek Salak untuk dimintai keterangan. Saya di periksa selaku bendahara Desa Ulumerah danaya menjelaskan kepada pihak kepolisian kalau dirinya selaku bendahara desa selama ini hanya pormalitas saja, soalnya setiap pencairan dana ADD dari BANK langsung oknum Kepala Desa memintanya, sehingga sampai saat ini saya tidak pernah memegang uang ADD dimaksud, dalam pemeriksaan di kepolisian saya dimintai keterangan seputar dana ADD yang seyogianya di peruntukkan pembangunan/rehab POSKAMLING Desa sebagaimana yang telah dituangkan dalam berita acara rapat warga di Balai Desa sebelumnya sebut Swandi Purba dengan tenang. 
Dugaan korupsi ADD di Desa itu tanpaknya semakin terang soalnya salah satu warga Desa Ulumerah yang mengaku bernama Aripin Brutu saat di konfirmasi wartawan SIRA Kamis 15/03 di Salak juga mengakui bahwa dirinya selaku masyarakat desa di panggil Polisi sektor salak seputar dugaan penyalahgunaan ADD di Desanya itu.
Saat di tanyai wartawan SIRA Aripin Berutu mengatakan beberapa pertanyaan JUPER di polsek salak kepadanya seputar rapat di balai desa ulumerah dalam pengajuan usulan dan hasil rapat bersama,sebelumnya bahwa pembangunan/rehab Poskamling merupakan salah satu item yang talah di sepakati. Namun Berutu juga heran sampai saat ini yang namanya sentuhan pembangunan terkait Poskamling di Desa itu tidak diketahui rimbanya. Kepala Desa Ulumerah SB hendak dikonfirmasi, sampai berita ini di turunkan tidak berhasil. Sementara informasi yang di dapat kalau dirinya (kepdes red) telah di periksa pihak kepolisian. Kapolsek Salak hendak di konfirmasi jumat 16/03 tidak juga berhasil. Sementara itu beberapa masyarakat Desa Ulumerah mengharapkan kepada penegak hukum segera memeriksa oknum-oknum yang terkait di dalamnya jangan sampai ada kongkalikong demi tujuan tertentu, ujar beberapa warga Desa Ulumerah berharap. (JM)

Objek Wisata di Aceh Singkil Menakjubkan

                                                                                     Aceh Singkil,SIRA :
Sejak berdirinya Kabupaten Aceh Singkil pada tahun 1999 telah banyak pengembangan - pengembangan yang dilakukan disegala bidang yang bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) terutama disektor pariwisata. Sebagai daerah tujuan wisatawan lokal dan mancanegara yang memiliki keunikan budaya, keindahan alam dan masyarakat yang ramah , Singkil telah dikunjungi oleh banyak wisata-wan dari berbagai belahan dunia seperti Eropa, Amerika Serikat, dan Australia dari tahun 2002 hingga saat ini. Walaupun masih ada kekurangan disana-sini, Kabupaten Aceh Singkil terus berbenah diri agar sektor pariwisata dapat diandalkan sebagai salah satu sektor yang menghasilkan Pendapatam Daerah yang besar. Pertumbuhan pembangunan pariwisata dan jumlah kunjungan wisatawan ke Singkil disikapi dengan positif oleh masyarakat lokal dan menganggap fenomena yang terjadi sebagai peluang emas yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraannya.

Berikut adalah daftar nama-nama tempat wisata yang berada di Kabupaten Aceh Singkil, Pulau Palembak Kecamatan Pulau Banyak, Pulau Tailana Kec. Pulau Banyak, Ujung Lolok/Pulau Tuangku Kec. Pulau Banyak, Pulau Bengkaru Kecamatan Pulau Banyak, Air Terjun Lae Paris Kecamatan Danau Paris,Rawa Singkil Kecamatan Singkil, Pantai Pulo Sarok, Kecamatan Singkil 1, Pantai Cemara Indah Kecamatan Singkil Utara, Air Terjun Lae Gecih Kecamatan Simpang Kanan, Air Terjun Siompin Kecamatan . Suro Makmur,Air Terjun Lae Petal Kecamatan Suro Makmur, Danau Bungara Kec. Kota Baharu.
Dan yang paling banyak dikunjungi para wisatawan baik itu domestik maupu manca negara adala di daerah Kecamatan Pulau Banyak.(SR-01/rel)
Keterangan Foto :Ininilah wisata  Pantai Pulau Sarok di Aceh Singkil yang kebetulan Pemred SKU-SIRA Koting Tumangger dan Kairul Kudadirai Redaktur SKU-SIRA

Rabu, 01 Februari 2012

Kakek Korban Penculikan Dan Rampok Dilarikan Ke RSUD Sidikalang

Sidikalang ,SIRA :
Seorang kakek warga Jalan Pakpak Sidikalang, Ismail Siagian (70), yang menjadi korban penculikan dan perampokan di Desa Lae Panginuman Kecamatan Silima Punggapungga Kabupaten Dairi, terpaksa dilarikan warga ke Rumah Sakit Umum (RSUD) Sidikalang, karena mengalami luka – luka, Rabu (2/2).
Informasi yang berhasil dihimpun SIRA dari sejumlah masyarakat yang turut mengantar korban ke RSUD Sidikalang, setiap hari Rabu (hari pekan di Parongil), korban selalu datang ke Parongil guna mengumpulkan hasil bumi berupa Kopi dan jagung, karena memang profesi kakek yang dikenal masyarakat Dairi dengan sebutan IS itu, adalah toke pengumpul hasil bumi.



“Kejadian perampokan terhadap korban diduga terjadi sekitar pukul 10.30, seperti biasa, dengan menaiki Sepeda Motor, korban berangkat dari pekan Parongil menuju Desa Lae Ambat, dan sesampai di Ds Lae Panginuman seorang Ibu – ibu yang juga dikenalnya minta tumapangan, namun dalam perjalanan, sebuah mobil Terios warna Silver No. Pol. B 1726 PFU, menyerempet sepeda motor korban hingga masuk parit, dan kedua korban dipaksa naik ke dalam mobil, namun entah kenapa dalam perjalana, pelaku menurunkan ibu – ibu itu, dan Ibu inilah yang menghubungi anak korban yang ada di Parongil tentang kejadian itu”, ungkap salah seorang warga Parongil, Robert Panjaitan, yang turut mengantarkan korban RS ke RSUD Sidikalang.
Dikatakannya, uasai kabar penculikan itu diketahui warga Parongil dari anak korban, sejumlah warga melakukan pengejaran terhadap pelaku penculikan, seraya menutup akses jalan keluar Desa Lae Panginuman dan Desa Lae Ambat, dan sesaat kemudian warga bersama petugas Kepolisian menemukan korban di Dusun Lae Pora Desa Lae Amabat, dalam keadaan tergeletak, dengan luka pada pada bagian telinga dan tangan, dan oleh Polisi bersama warga, korban dilarikan ke RSUD Sidikalang guna mendapat perawatan.
Kepala Desa Lae Ambat, K. Butarbutar yang juga mendengar berita penculikan itu, segera menutup jalan dengan memalangkan Sepeda Motornya ditengah jalan, namun mobil pelaku menabrak Sepeda motor dan terus melaju, hingga ditemukan di salah satu Portal Babinsa Lae Ambat, dengan keadaan kosong, dan tidak dapat bergarak karena menabrak salah satu portal.
Saat berita ini diturunkan, informasi dari salah seorang Personil Polres Dairi, yang turut melakukan pengejaran terhadap para pelaku, dua orang pelaku sudah berhasil ditemukan dan diamankan di Mapolres Dairi. 
Dalam hal itu,2 orang pelaku yang ditemukan : AH (40), warga Tanjung Mulia Medan dan pengemudi kenderaan sekaligus adik kandung pemilik kenderaan, R S (42), warga Medan Utara, saat ini dirawat di RSUD Sidikalang karena dimassakan warga 
(Robs)
Keterangan Foto : Korban Penculikan : Kakek Ismail Siagian (70), korban penculikan dan perampokan, saat dievakuasi petugas Rumah Sakit dari sebuah Mobil Pick Up di RSUD Sidikalang, Rabu (1/2), Foto dok SIRA/ Robinson Simbolon.
Ketrangan Foto : salah seorang pelaku penculikan dan perampokan, RS (42) warga Medan Utara, dirawat di IGD RSUD Sidikalang, Rabu (1/2), Foto dok SIRA/ Robinson Simbolon