Rabu, 01 Februari 2012

Kakek Korban Penculikan Dan Rampok Dilarikan Ke RSUD Sidikalang

Sidikalang ,SIRA :
Seorang kakek warga Jalan Pakpak Sidikalang, Ismail Siagian (70), yang menjadi korban penculikan dan perampokan di Desa Lae Panginuman Kecamatan Silima Punggapungga Kabupaten Dairi, terpaksa dilarikan warga ke Rumah Sakit Umum (RSUD) Sidikalang, karena mengalami luka – luka, Rabu (2/2).
Informasi yang berhasil dihimpun SIRA dari sejumlah masyarakat yang turut mengantar korban ke RSUD Sidikalang, setiap hari Rabu (hari pekan di Parongil), korban selalu datang ke Parongil guna mengumpulkan hasil bumi berupa Kopi dan jagung, karena memang profesi kakek yang dikenal masyarakat Dairi dengan sebutan IS itu, adalah toke pengumpul hasil bumi.



“Kejadian perampokan terhadap korban diduga terjadi sekitar pukul 10.30, seperti biasa, dengan menaiki Sepeda Motor, korban berangkat dari pekan Parongil menuju Desa Lae Ambat, dan sesampai di Ds Lae Panginuman seorang Ibu – ibu yang juga dikenalnya minta tumapangan, namun dalam perjalanan, sebuah mobil Terios warna Silver No. Pol. B 1726 PFU, menyerempet sepeda motor korban hingga masuk parit, dan kedua korban dipaksa naik ke dalam mobil, namun entah kenapa dalam perjalana, pelaku menurunkan ibu – ibu itu, dan Ibu inilah yang menghubungi anak korban yang ada di Parongil tentang kejadian itu”, ungkap salah seorang warga Parongil, Robert Panjaitan, yang turut mengantarkan korban RS ke RSUD Sidikalang.
Dikatakannya, uasai kabar penculikan itu diketahui warga Parongil dari anak korban, sejumlah warga melakukan pengejaran terhadap pelaku penculikan, seraya menutup akses jalan keluar Desa Lae Panginuman dan Desa Lae Ambat, dan sesaat kemudian warga bersama petugas Kepolisian menemukan korban di Dusun Lae Pora Desa Lae Amabat, dalam keadaan tergeletak, dengan luka pada pada bagian telinga dan tangan, dan oleh Polisi bersama warga, korban dilarikan ke RSUD Sidikalang guna mendapat perawatan.
Kepala Desa Lae Ambat, K. Butarbutar yang juga mendengar berita penculikan itu, segera menutup jalan dengan memalangkan Sepeda Motornya ditengah jalan, namun mobil pelaku menabrak Sepeda motor dan terus melaju, hingga ditemukan di salah satu Portal Babinsa Lae Ambat, dengan keadaan kosong, dan tidak dapat bergarak karena menabrak salah satu portal.
Saat berita ini diturunkan, informasi dari salah seorang Personil Polres Dairi, yang turut melakukan pengejaran terhadap para pelaku, dua orang pelaku sudah berhasil ditemukan dan diamankan di Mapolres Dairi. 
Dalam hal itu,2 orang pelaku yang ditemukan : AH (40), warga Tanjung Mulia Medan dan pengemudi kenderaan sekaligus adik kandung pemilik kenderaan, R S (42), warga Medan Utara, saat ini dirawat di RSUD Sidikalang karena dimassakan warga 
(Robs)
Keterangan Foto : Korban Penculikan : Kakek Ismail Siagian (70), korban penculikan dan perampokan, saat dievakuasi petugas Rumah Sakit dari sebuah Mobil Pick Up di RSUD Sidikalang, Rabu (1/2), Foto dok SIRA/ Robinson Simbolon.
Ketrangan Foto : salah seorang pelaku penculikan dan perampokan, RS (42) warga Medan Utara, dirawat di IGD RSUD Sidikalang, Rabu (1/2), Foto dok SIRA/ Robinson Simbolon

Jumat, 27 Januari 2012

Pemkab Sampaikan ILPPD Kabupaten Dairi Tahun Anggaran 2010

Sejumlah Wartawan Lakukan Aksi Walk Out
Sidikalang ,SIRA :
Dalam rangka evaluasi akuntabilitas Kinerja Pemerintah tahun 2010, Pemkab Dairi menyampaikan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (ILPPD) yang berlangsung di gedung Eks Bawasda Sidikalang, dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan Wartawan, serta sejumlah Camat dan staf satuan kerja perangkat daerah (SKPD), 15/12-2011 lalu .
Pada pertemuan yang dibuka resmi Sekda Dairi, Arsenius Marbun didampingi Asisten Pembangunan, Suasta Ginting dan ketua penyelenggara kabag tapem Pemkab Dairi, Leonardo Sihotang itu, sejumlah wartawan melakukan Walk Out atau meninggalakan ruang pertemuan dengan alasan, kecewa terhadap Sekda Dairi, yang buru-buru pamitan usai membuka pertemuan dengan alasan untuk mengikuti sidang di DPRD Dairi, yang saat itu sedang berlangsung.
“Dalam penyampaian ILPPD kali ini yang tujuannya adalah untuuk, memberikan informasi kepada masyarakat tentang penyelenggaraan Pemerintah Dairi secara Akuntebel dan transparan itu, saya sangat kecewa karena tidak dihadiri Bupati maupun Sekda, untuk apa kita disitu kalau memang yang kita hadapi hanya, Asisten pembangunan dan ketua penyelenggara, seharusnya kalau memang waktu Bupati maupun Sekda tidak dapat hadir karena mengikuti sidang di Dewan, waktu acara ini kan bisa diundur”, tandas salah seorang wartawan, Simarmata, yang turut meninggalkan pertemuan.
Usai dibuka resmi Sekda yang kemudian pamit, acara penyampaian ILPPD Dairi tahun 2010 itu, dipandu Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Dairi, Leonardus Sihotang sendiri, karena memang pada pertengahan acara yang tujuannya juga sebagai pembinaan / pengendalian, bahan penilaian dan evaluasi, serta sebagai bahan perumusan dan pengambilan keputusan itu, asisten pembangunan pemkab Dairi, Suasta Ginting meninggalkan pertemuan dengan alas an yang tidak jelas.
Pada acara penyampaian ILPPD itu, Leonardus yang juga mantan Camat Silima Punggapungga itu, dengan keterbatasannya, mencoba menjawab seluruh pertanyaan dan sorotan maupun masukan yang disampaikan sejumlah tokoh maupun wartawan yang hadir saat itu, dan secara keseluruhan acara penyampaian ILPPD berjalan lancar walaupun tanpa kehadiran Bupati maupun Sekda Dairi.(Robs/SR-01)
Keterangan Foto : Walk out : sejumlah wartawan melakukan Walk Out pada acara penyampaian ILPPD Dairi yang berlangsung di gedung Eks Bawasda Sidikalang, sehingga sejumlah tempat duduk yang sebelumnya ditempati wartawan yang melakukan Walk Out kosong, 15/12-2011 lalu, foto dok SIRA/ Robinson Simbolon.




Ini Baru Berita di Kabupaten Dairi

Paripurna Nota Pengantar R. APBD Dairi 2012 Dihadiri Sejumlah Siswa SD
                                                                                                        Sidikalang ,SIRA :
Masa sidang ke-tiga DPRD Dairi dengan agenda Nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah tentang, Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (R. APBD) Kabupaten Dairi tahun 2012 yang dipimpin Ketua DPRD Dairi, Delphi Masdiana Ujung , didampingi Wakil Ketua, Benpa Nababan dan suparto Gultom, sedikit terjadi kejanggalan sebab, pada paripurna yang berlangsung di ruang sidang DPRD Dairi itu, hadir sekitar 45 orang siswa SD yang didampingi Kepala Sekolah dan sejumlah Guru, 16/12-2011 lalu.



Melihat keberadaan sejumlah siswa SD pada paripurna itu, sebelum membacakan Nota Pengantar tentang R. APBD Dairi tahun 2012 itu, Bupati Dairi, KRA. Johnny Sitohang spontan menegur Kadis Pendidikan, Pasder Berutu seraya memerintahkan agar kepala sekolah yang bersangkutan untuk segera menghadapnya, usai berlangsungnya sidang paripurna, karena menurutnya kehadiran sejumlah siswa SD pada Paripurna itu, tidak layak.
Sebelumnya, Kepala Sekolah SD. 037992 Lae Pinagar Kecamatan Sumbul, Berman Lingga kepada SIRA di ruang Sidang DPRD Dairi mengaku, tujuan mereka membawa sejumlah siswa kelas 5 dan kelas 6 ke sidang Paripurna DPRD itu adalah, untuk memberikan pembelajaran sejak dini kepada siswa, bagaimana proses persidangan di DPRD Dairi.
“Kehadiran kita bersama sejumlah siswa di paripurna ini, merupakan arahan dari salah satu lembaga yang selama ini sudah banyak memfasilitasi kita terkait dengan lingkungan yaitu Lembaga Study Pemantau Lingkungan (LSPL) kabupaten dairi, yang tujuannya adalah untuk memberikan pembelajaran sejak dini kepada siswa tentang, proses persidangan DPRD Dairi” ungkap Berman.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dairi, Pasder Berutu yang dihubungi SIRA di ruang sidang mengaku, tidak mengetahui kehadiran sejumlah siswa SD pada Paripurna yang menurutnya tidak layak itu,”tentang kehadiran sejumlah siswa SD pada paripurna ini, saya tidak ada menerima laporan baik dari pihak Sekolah maupun dari UPT Pendidikan Kecamatan Sumbul, dan menurut saya, Kepsek yang seperti ini tidak lagi menghargai pimpinannya”, tegas Pasder.
Untuk menanggapi kejadian itu, salah seorang mantan anggota DPRD Dairi, Bernat Meka mengaku heran, “saya heran, dua periode saya menjadi anggota dewan, saya belum pernah menyaksikan kejadian seperti ini, dan kehadiran sejumlah anak-anak SD pada saat sidang seperti ini, membuat paripurna ini sudah kehilangan nilai”, kata Bernat.
Selain diikuti 21 orang dari 30 anggota DPRD Dairi, Paripurna juga dihadiri, Wakil Bupati Dairi, Irwansyah Pasi, Sekda Dairi, arsenius Marbun, dan Muspida Dairi, serta sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Dairi, (Robs/SR-01)
Keterangan Foto : Foto Bersama : Usai Paripurna, Pimpinan dan sejumlah Anggota DPRD Dairi, Foto bersama dengan Siswa SD yang mengahadiri Paripurna di Ruang sidang DPRD Dairi,  (16/12) foto dok SIRA/ Robinson Simbolon.

Kepedulian Richard Eddy Lingga : Serahkan Bantuan Ke Sejumlah Rumah Ibadah

Sidikalang ,SIRA :
Anggota DPRD Sumatera Utara, Richard Eddy Lingga serahkan bantuan ke sejumlah rumah ibadah yang ada di dapil X, Tanah Karo, Dairi dan Pakpak Bharat yakni, sebanyak 26 Gereja dan 15 Mesjid dengan total bantuan berkisar 1 M lebih.
Hal itu disampaikan Richard di Kantor HKBP distrik Dairi, Jalan Gereja Sidikalang, usai menyerahkan bantuan sebesar 100 juta rupiah untuk merenovasi Kantor Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Distrik VI Dairi dan bantuan 50 juta rupiah untuk pembangunan gedung sekolah minggu Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Sidikalang kota, 17/12-2011 lalu.

Bantuan sosial yang kita serahkan kepada sejumlah rumah ibadah ini, adalah batuan sosial yang berhasil kita ajukan ke Pemerintah Provinsi, melalui P. APBD Provsu 2011, dan hal itu merupakan bentuk kepedulian kita selaku anggota DPRD dari Dapil X, kepada rumah ibadah yang ada di dapil X, dan khusus untuk Dairi dan Pakpak Bharat, bantuan sosial itu, kita serahkan kepada, 26 Gereja dan 15 Mesjid yang secara keseluruhan jumlahnya berkisar 1 milliar lebih”, ungkap Richard.
Selain itu, Richard Lingga yang merupakan sosok anggota Dewan yang rajin berkunjung dan tanggap terhadap kejadian yang ada di daerah pemilihannya itu juga menyampaikan, bahwa menjelang Natal dan Tahun Baru 2012 nanti, keluarganya juga telah menyiapkan 1000 paket Natal dan Tahun Baru, yang akan diserahkan kepada seluruh Abang Becak dan wartawan yang ada di Kabupaten Dairi.
Sebelumnya, saat penyerahan bantuan sosial kepada, Gereja HKBP Distrik VI Sidikalang yang diterima, Praesesnya, Pdt. PSH Nainggolan, dan GKPI Sidikalang Kota yang diterima, Pdt. B. Sihotang itu, Rchard berharap, agar bantuan yang diserahkannya benar – benar digunakan untuk kemajuan Gereja.
Sementara itu, mewakili masing – masing anggota jemaatnya, Pdt. PSH Nainggolan dan Pdt. B Sihotang sepakat untuk mendoakan dan mendukung sepenuhnya, apa yang sudah dan akan dilakukan Richard Lingga, dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Kabupaten Dairi.
Pada penyerahan bantuan sosial yang berlangsung di depan kantor HKBP Distrik VI Dairi yang saat itu pembangunannya sedang berjalan, juga dihadiri, Pendeta Ressort Gloria Sumbul, Pdt. Marudut, Sekertaris dan Bendahara pembangunan Renovasi Kantor HKBP Distrik VI Dairi, Pdt. Nekson Simanjuntak dan St. J Siahaan, serta ketua Pembangunan gedung sekolah minggu GKPI Sidikalang kota, Jisler Lumbanbatu. BIN
Keterangan Foto : Serahkan Bantuan : Anggota DPRD Provsu, Richard Eddy Lingga serahkan bantuan pembangunan Renovasi Kantor HKBP Distri VI Dairi, diterima Praeses, Pdt. PSH Nainggolan,disaksikan sejumlah Pendeta dan panitia pebangunan, 17/2-2011 lalu. foto dok Batak Pos Robinson Simbolon.